RSS

Kumpulan Soal UN SMP Tahun 2014


Hai, Teman-teman SMP Kelas 9 yang lagi sibuk buat persiapan UN nihhh.. 
Kalian pasti bingung kan mau latihan soal-soal buat UN dari mana , Nah Saya ada cara Yuk Kunjungi Lampiran tentang soal-soal UN tahun 2014 kemarin Semoga bisa buat bekal nanti kalian UN. Caranya gampang guys tinggal di Klik ajaa;)



Berikut lampirannya semoga bermanfaat dan sukses yaaaa buat UN nyaaa;))

 # Soal UN Matematika SMP Tahun 2014
  1. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 1
  2. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 2
  3. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 3
  4. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 4
  5. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 5
  6. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 6
  7. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 7
  8. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 8
  9. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 9
  10. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 10
  11. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 11
  12. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 12
  13. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 13
  14. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 14
  15. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 15
  16. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 16
  17. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 17
  18. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 18
  19. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 19
  20. Soal UN Matematika SMP Tahun 2014 Paket 20

 # Soal UN IPA SMP Tahun 2014
  1. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 1
  2. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 2
  3. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 3
  4. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 4
  5. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 5
  6. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 6
  7. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 7
  8. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 8
  9. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 9
  10. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 10
  11. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 11
  12. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 12
  13. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 13
  14. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 14
  15. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 15
  16. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 16
  17. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 17
  18. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 18
  19. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 19
  20. Soal UN IPA SMP Tahun 2014 Paket 20

 # Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014
  1. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 1
  2. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 2
  3. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 3
  4. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 4
  5. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 5
  6. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 6
  7. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 7
  8. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 8
  9. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 9
  10. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 10
  11. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 11
  12. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 12
  13. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 13
  14. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 14
  15. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 15
  16. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 16
  17. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 17
  18. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 18
  19. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 19
  20. Soal UN Bahasa Indonesia SMP Tahun 2014 Paket 20

 # Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014
  1. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 1
  2. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 2
  3. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 3
  4. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 4
  5. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 5
  6. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 6
  7. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 7
  8. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 8
  9. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 9
  10. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 10
  11. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 11
  12. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 12
  13. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 13
  14. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 14
  15. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 15
  16. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 16
  17. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 17
  18. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 18
  19. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 19
  20. Soal UN Bahasa Inggris SMP Tahun 2014 Paket 20 
Nah udah dapat kan Latihan soalnya silahkan Isi dan Jangan lupa tetap belajar untuk UN yaaa..
Good Luck;) dan Kunjungi blog kami juga yaaa, Jika ada saran dan kritik silahkan tinggalkan komentar ya guys byebyeeeeee;)

Lyric Jessie J ft Ariana Grande , Nicky Minaj - Vers Indonesia || Original


"Lyric Jessie J ft Ariana Grande, Nicky Minaj - Bang Bang"

Scale: C Minor
Time Signature: 4/4
Tempo: 75

INTRO Cm
Cm
She got a body like an hourglass
Cm
But I can give it to you all the time
Cm
She got a bootie like a Cadillac
Cm
But I can send you into overdrive
Cm
(Stop and wait, wait for that, stop, hold up, swing your bat)
Cm
See anybody could be bad to you, you need a good girl to blow your mind, yeah

[CHORUS]
Cm
Bang, bang into the roof
Cm
I know you want it
Cm
Bang, bang all over you
Cm
I'll let you have it
Cm
Wait a minute, let me take you there
Cm
Wait a minute til you...
Cm
Bang, bang there goes your heart
Cm
I know you want it
Cm
Bang, backseat of my car
Cm
I'll let you have it
Cm
Wait a minute, let me take you there
Cm
Wait a minute til you...

[Ariana Grande]
Cm
She might've let you hold her hand in school
Cm
But I'mma show you how to graduate
Cm
No, I don't need to hear you talk the talk
Cm
Just come and show me what your momma gave
Cm
(Your love gotta be baby, love but don’t say a thing)
Cm
See anybody could be good to you, you need a bad girl to blow your mind


[CHORUS]
Cm
Bang, bang into the roof
Cm
I know you want it
Cm
Bang, bang all over you
Cm
I'll let you have it
Cm
Wait a minute, let me take you there
Cm
Wait a minute til you...
Cm
Bang, bang there goes your heart
Cm
I know you want it
Cm
Bang, backseat of my car
Cm
I'll let you have it
Cm
Wait a minute, let me take you there
Cm
Wait a minute til you...

[Nicki Minaj] 
Cm
It’s Myx Moscato
Cm
It’s frizz in a bottle
Cm
It’s Nicki full throttle
Cm
It’s oh, oh
Cm
Swimming in the grotto
Cm
We winning in the lotto
Cm
We dipping in the pot of blue foam
Cm
Kitten so good
Cm
It's dripping on wood
Cm
Get a ride in the engine that could
Cm
Go, Batman robbin' it
Cm
Bang, bang, cockin' it
Cm
Queen Nicki dominant, prominent
Cm
It's me, Jessie, and Ari
Cm
If they test me they sorry
Cm
Ride his, like a Harley
Cm
Then pull off in this Ferrari
Cm
If he hanging we banging
Cm
Phone ranging, he slanging
Cm
It ain’t karaoke night but get the mic ‘cause he singing

[Jessie J - Bridge]
Cm
B to the A to the N to the G to the uh
Cm
B to the A to the N to the G to the hey
Cm
See anybody could be good to you
Cm
You need a bad girl to blow your mind

[CHORUS]
Cm
Bang, bang into the roof
Cm
I know you want it
Cm
Bang, bang all over you
Cm
I'll let you have it
Cm
Wait a minute, let me take you there
Cm
Wait a minute til you...
Cm
Bang, bang there goes your heart
Cm
I know you want it
Cm
Bang, backseat of my car
Cm
I'll let you have it
Cm
Wait a minute, let me take you there
Cm
Wait a minute til you...


Terjemahan Bahasa Indonesia

<Verse>
[Jessie J]
Dia punya tubuh seperti jam pasir
Tapi aku bisa memberikannya kepada mu kapanpun
Dia mendapat jarahan seperti Cadillac
Tapi aku bisa mengirim mu ke overdrive
(Kau sudah menunggu untuk itu, menginjakke atas,mengayunkan sayapmu)
Lihat, siapa pun bisa menjadi buruk untuk mu
Kau perlu seorang gadis yang baik untuk meniup pikiranmu, yeah
<Hook>
[Jessie J &(Ariana Grande)]
Bang Bang ke ruangan (Aku tahu kau menginginkannya)
Bang Bang seluruh mu (Aku akan membiarkan mu memilikinya)
Tunggu sebentar biarkan aku membawa mu ke sana (ah)
Tunggu sebentar sampai kau (ahhh, hey!)
Bang Bang itu hatimu (Aku tahu kau menginginkannya)
Kembali, kursi belakang mobil ku (aku akan membiarkan mu memilikinya)
Tunggu sebentar biarkan aku membawa mu ke sana (ah)
Tunggu sebentar sampai kau (ahhh, hey!)

<Verse>
[Ariana Grande]
Dia mungkin membiarkan mu memegang tangannya di sekolah
Tapi aku akan menunjukkan cara untuk lulus
Tidak, aku tidak perlu mendengan mu bicara pembicaraan itu
Datang lah dan tunjukan apa yang mama mu berikan, oh yeah
(Kau punya ssst sangat besar, mulut tetapi tidak mengatakan apa-apa)
Lihat siapa pun bisa menjadi baik untuk mu
Kau perlu seorang gadis buruk untuk meniup pikiran mu
<Hook>
[Jessie J &(Ariana Grande)]
Bang Bang ke ruangan (Aku tahu kau menginginkannya)
Bang Bang seluruh mu (Aku akan membiarkan mu memilikinya)
Tunggu sebentar biarkan aku membawa mu ke sana (ah)
Tunggu sebentar sampai kau (ahhh, hey!)
Bang Bang itu hatimu (Aku tahu kau menginginkannya)
Kembali, kursi belakang mobil ku (aku akan membiarkan mu memilikinya)
Tunggu sebentar bia
rkan aku membawa mu ke sana (ah)
Tunggu sebentar sampai kau
(ahhh, hey!)


<Over Hook>
[Spoken: Nicki Minaj]
Kau tahu apa,gadis-gadis?
Mari ku tujukan cara melakukannya

<Verse>
[Nicki Minaj]
Ini Myx moscato, itu keriting dalam botol
Ini Nicki kecepatan penuh, itu oh, oh
Berenang di Grotto, kami menang dalam lotre
Kami mencelupkan dalam bubuk biru, empat pintu
Kitten begitu baik, itu menetes pada kayu
Mendapatkan tumpangan di mesin yang bisa
Batman, Robbin itu, bang bang, memiringkan itu
Ratu Nicki dominan, menonjol
Ini aku, Jessie, dan Ari, jika mereka menguji ku, mereka menyesal
Mengendarai uh seperti Harleynya kemudian menepi dalam Ferrari-nya
Jika dia menggantung kita memukul-mukul, telepon mulai, dia mengejek
Ini bukan karaoke malam tapi ambilkan mic nya karena aku bernyanyi

<Bridge>
[Jessie J & (Nicki Minaj)]
(Uh, B ke A ke N ke G ke uh)
(B ke A ke N ke G ke hey)
Lihat, siapa pun bisa menjadi baik untuk mu
Kau perlu seorang gadis buruk untuk meniup pikiran mu

<Hook>
[Jessie J &(Ariana Grande)]
Bang Bang ke ruangan (Aku tahu kau menginginkannya)
Bang Bang seluruh mu (Aku akan membiarkan mu memilikinya)
Tunggu sebentar biarkan aku membawa mu ke sana (ah)
Tunggu sebentar sampai kau (ahhh, hey!)
Bang Bang itu hatimu (Aku tahu kau menginginkannya)
Kembali, kursi belakang mobil ku (aku akan membiarkan mu memilikinya)
Tunggu sebentar biarkan aku membawa mu ke sana (ah)
Tunggu sebentar sampai kau (ahhh, hey!)

<Outro>
[Nicki Minaj]
Yeah, aku mengatakan bang, bang
Bang, bang, bang, bang

Kisah Seorang Ayah dan Anaknya

"Cinta Kasih dari Seorang Ayah"



Hasil gambar untuk ayah dan anaknyaAyah menggendongku menuju halaman rumah, hari ini Ulang Tahunku yang ke 6... Ayah tersenyum lalu mengusap kepalaku dan mengecup keningku, sambil membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an. "Tutup dulu yah matanya, nanti kalau Ayah bilang buka, baru boleh buka " Aku mengikuti perintah Ayah saat itu. Lalu tak lama kemudian, "Ayo, sekarang kamu boleh buka mata kamu". Aku terkejut, ternyata Ayah membelikan aku sepeda baru. "Ayah aku seneng bangeet :) Makasih Ayah :)". Aku belajar, terus belajar, terus jatuh, bangun lagi, jatuh, bangun lagi.. "Hey pah, itu awas si Ade jatuh tuh" Mamah meneriaki Ayah. Tapi Ayah terus mendorongku "Ayo terus nak, bangun lagi!! biar ga' jatuh lagi!! ayo ayoo!! ". Aku terus bangkit lagi sampai akhirnya... "Blaaastt!! aku bisa!!!! :). Aku senang sekali saat itu. Aku melihat Ayah tersenyum bangga. Sedangkan Ibu senang tapi tampak khawatir padaku. 

   Sekarang, umurku sudah 16 tahun...
Saat aku lelah, baru pulang sekolah, Ayah memanggilku.. "Hey nak, makan dulu!"aku merengut dan berkata "AH!! males Yah!!"nadaku sedikit membentak saat itu. Malam harinya, saat aku sedang makan, aku berkata kepada Ayah " Ayah, sebentar lagi aku Ulang Tahun, Aku mau minta uang untuk nraktir teman-temanku". Ayah menoleh sejenak, lalu tersenyum padaku. "Iya, nanti Ayah berikan".

   
Aku terbangun tengah malam, mencari air untuk diminum.Kakiku tertatih2 berjalan sempoyongan karena jelas aku mengantuk. Kakiku melangkah melewati kamar Ayah dan Mamah, Sekilas aku melihat Ayahku sedang melaksanakan Shalat Tahajud, aku terus berjalan ke dapur. Selesai minum, aku kembali melewati kamar Ayah, ku dengar samar2 isak tangis dari dalam kamar, Ku intip Ayahku sedang berdoa dari sela2 pintu yang terbuka. "Ya Allah, berilah keluarga Hamba Rezeky-Mu yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup kamu. Ringankanlah beban hidup hamba. Jaga keluarga hamba dari Syaitan yang terkutuk" suara itu perlahan2 menghilang, berganti jadi tangis. Aku tidak tau pasti apa yang membuat Ayah menangis. Aku ingin bertanya, tapi kantukku tak terkalahkan. Aku melenggang pergi menuju kamarku kembali.

    Pagi2 sekali Ayah sudah bergegas pergi ke kantornya. Mamah membuat sarapan, dan aku bergegas mandi. Saat hendak berangkat sekolah, "Mah, Ayah mana??", Mamah menatapku sekilas lalu berkata sambil merapikan meja makan"Udah pergi ke kantor tuuh". "ooh" jawabku singkat. "Aku berangkat sekolah dulu yah maaah, Assalamu'alaikum..". "Wa'alaikumsalam".

   Jam dinding kelasku menunjukan pukul 12.45. Masih 1 jam setengah lagi aku baru bisa pulang."Eh, Melia Putri, jangan bengong muluuu dooong!!" Ersa, sahabatku seketika menyadarkan aku dari lamunan ku. "Ciieee, tau deeh yang bentar lagi Ulang Taon.. ". Aku baru teringat, Ulang Tahunku sebentar lagi. Aku mulai menulis di secarik kertas, apa2 saja yang akan aku beli, siapa saja yang nanti akan aku teraktir, dan berapa budget yang harus aku sediakan untuk membeli itu semua. 

  Selesai shalat Maghrib, aku melengkah menuju ruang keluarga, tapi aku melihat mamah menangis melengkah terburu2 ke arah kamar. "Astaghfirullah hal adziim" Ayah terduduk di kursi sambil menangis, Aku ingin menghampiri ayah. tapi, "Ayah bangkrut nak, Ayah udah ga' kerja lagi.Sekarang Mamah pergi, kita udah gapunya apa2 lagi" Aku terhenyak sesaat. "Astaghfirullah". Aku terbirit ke kamar. Adzan Isya berkumandang, aku bergegas mengambil air wudhu, dan kemudian melaksanakan shalat Isya. Selesai shalat, sadarku sejak tadi, air mataku terus mengalir. "Ya Allah, di hari Ulang tahunnnku yang ke 17 nanti, Ulang tahun tanpa Mamah disampingku, Ulang tahun sederhana yang mungkin tak ada sesuatupun yang spesial. Ya Allah, Ringankan beban keluargaku. Kembalikan Mamah, kembalikan pula pekerjaan Ayah." aku terhanyut dalam do'aku.. dan tertidur lelap hingga keesokan harinya.

   Aku sudah rapi dalam balutan seragam SMA ku. Rapi, Berjilbab, tapi sembab :(. Aku bergegas memakai sepatu . Mamah sudah pergi. lemarinya kosong. hanya ada baju2 Ayah disana. Air mata kembali mengalir. "Sarapan nak??. Aku terhenyak, Ayah mengulurkan tangannya. Wajahnya pucat, Banyak kesedihan tersirat di matanya. Aku tak kuasa menatap mata Letih itu lama2. aku hanya menyunggingkan seurat senyuman. Lalu bergegas ke dapur. hanya ada telur disana. Entah mengapa, tiba2 serangkaian kalimat bodoh keluar dari mulutku "Aku ga' suka telur. Aku mau sarapan yang di bikin sama Mamah" lalu aku melaju pergi keluar dari rumah. Rasa sedih kembali menghantuiku. Tangisku semakin menjadi-jadi ketika aku melihat keluarga utuh, Ibu, Ayah, dan Anak. "Ya Allah cobaan apalagi yang Kau hadirkan untukku ya Rabb" Sekilas aku menyalahkan Ayah yang kehilangan pekerjaannya. Menyalahkan Mamah yang pergi meninggalkan aku dan Ayah begitu saja. Sampai aku tersadar bahwa sekolahku sudah jauh terlewat. Aku bergegas turun.

   "Mel, udah lah, tenang ajah, Allah pasti kasih buah manis setelah apel busuk yang kamu telan sekarang.. Udah, jangan sedih". Ersa terlihat khawatir melihat keadaanku sekarang. Hanya dia yang tau keadaanku. hanya dia. "Mel, tadi gue liat Ayah loe, di jalan, lagi mungutin sampah. Ada kerja bakti sosial di kantor ayah loe??". Aku termangut sedih Ersa mengelus2 pundakku "Iyah, ada bakti sosial di kantor ayahnya""loh, tapi ko' Melani nagis sih Sa??""Melani lagi ga' enak badan,,"

   Hari berganti hari, Ulang Tahunku semakin dekat. Tinggal 5 hari lagi. Keadaan sekarang semakin membuatku terpuruk. Ayah sekarang hanya jadi tukang ojek, bahkan terkadang Ayah memungut sampah. Waktu semakin membuatku menyalahkan Ayah. Entah apapun alasannya. Untuk beli beras pun aku sudah susah. Apalagi untuk membeli kue untuk Ulang Tahunku nanti. Ditambah pindahnya Ersa dari sekolahku karena keluarganya pindah. Keterpurukanku terkadang membuatku menjadi manusia paling tidak bersyukur, selalu berfikir bahwa Tuhan itu ga' adil. Padahal jelas, aku masih memiliki Ayah yang sangat menyayangiku.

    "Mel?? Assalamu'alaikum Mel??" Suara Riuh dari pintu depan terdengar sangat parau. Menggangu tidurku. ku langkahkan kai ke pintu depan "Iyah pak, bu, ada apa?? malam2 begini ramai2 sekali??""Ayah mu Mel, Ayahmu kecelakaan. sekarang kita harus cepat ke rumah sakit Teratai merah!!!". Tanpa berkata apa-apa lagi, aku langsung bergegas, berlari secepatnya.


Hasil gambar untuk animasi ayah dan anak perempuan
   
    "Ayahku Bisu dan Tuli" setiap hari aku menemukan tulisan itu pada bangku, meja, papan tulis, buku-buku pelajaranku. Bahkan tak jarang orang-orang jahat menuliskan serangkaian kalimat itu lalu menempelkannya di punggungku. Aku muak. Aku lelah!!!!. Aku ingin Ayah yang lebih baik dari ini. Ayah yang tak bisu dan tuli. Ayah, yang seperti Ayah-Ayah lainnya. Ayah yang bisa mendengar harapan dan ketakutanku. Ayah yang berbicara, dan mengerti aku. Berharap lebihpun aku percuma. Tuhan tak akan mendengarkan do'aku. 

    Tiga hari menuju hari Ulang tahunku. Namun semua terasa semain pelik. Aku tak punya teman di sekolah, tak pula di rumah. Marah dan benci menyelimutiku ketika aku harus melihat Ayah yang semakin hari tampak aneh dengan bahasa barunya "bahasa isyarat". Bahasa yang membuat aku semakin terpuruk dengan kenyataan bahwa Ayahku tak seperti Ayah yang lain. Rasa sakit dan putus asa ku rasakan setiap hari. Setiap Ayah mengantarkan aku ke sekolah, lalu berkata dengan bahasa barunya "Hati-hati, jadilah anak yang baik". Tersenyum pun aku malas. Hingga muncul lah pikiran-pikiran baru "Untuk apa aku hidup kalau hidupku diisi dengan rasa malu seumur hidup??"

   Praaak!!!! Aku lemas tak berdaya, ketika pecahan kaca dari gelas yang kupecahkan ku goreskan pada kulit pucatku. Aku tak tau lagi apa yang terjadi. Semuanya gelap. 

   Sadarku dalam keheningan malam. Dalam kesendirian yang nyata. "Kemana dia saat aku seperti ini?". Aku menyesali Ayah yang tak ada di sampingku saat ini. Tapi, dimana aku?? Apakah aku masih berada di tempat yang sama?? di tempat saat aku terjatuh tadi??. Sorot lampu saratkan semua tanda tanya yang terngiang2 di benakku tadi. "Ini Rumah Sakit"bisikku dalam hati. Seorang dokter menghampiriku lalu membuka benda yang membuat leherku tidak bisa bergerak. Setelah dibuka, aku menoleh ke samping kananku. "Itu Ayahku" terbujur kaku di atas ranjang di samping ranjangku. Ku genggam tangannya sambil menangis. "Dingin". Seperti mayat. Lalu dokter berkata kepadaku "Ayahmu, telah menghabiskan seluruh darahnya untuk di transfusikan ke dalam tubuhmu. Tubuhmu kehilangan sangat banyak darah. Dan Ayahmu menggantikan darah-darah yang hilang itu dengan darahnya. Dan akhirnya, Ayahmu harus kehilangan nyawanya karena terlalu banyak kehilangan darah". Aku terhenyak. menangisi sosok beku di sampingku. Dingin, Pucat, Tak bernyawa, dan Terlihat parau tanpa Senyum di wajahnya lagi. Ayah sudah pergi, demi aku. 

    Aku di pulangkan ke rumah 3 hari setelah kematian Ayah. Sebenarnya aku di paksa tinggal bersama sanak saudaraku. tapi aku enggan, aku ingin mengenang momen-momen indah bersama Ayah dulu di rumahku. Kaki ku lengah, terpungkai jatuh ke lantai tempat dulu Ayah memperlihatkan hadiah Ulang tahunku yang ke 6... "sebuah sepeda baru". Namun kupaksakan terus berjalan. Kakiku melangkah ke arah dapur. Dimana aku dulu duduk tertawa melihat Ayah yang makannya 2 piring sekaligus. Dan aku melihat sesuatu diatas meja makan. Sesuatu yang terlihat menjijikan. Sesuatu yang berbau basi. "Sebuah Kue Ulang Tahun" bertuliskan krim merah muda "Happy B'day Sayang". Aku terhenyak. Lalu melihat sepucuk surat yang berisikan 
"Untuk Melia tersayang. Maafkan Ayah. Telah membuat kamu malu selama ini. Ayah bisu dan tuli. tak seperti Ayah yang lain. Yang normal, Yang bisa mengerti keadaan, jeritan, harapan anaknya. Tapi Ayah selalu berusaha menjadi yang terbaik untukmu. Bahkan Ayah paksakan berteriak, walau Ayah tak bisa. Berusaha mendengar, walau Ayah tak mampu. Ayah membeli kue ini dari hasil memulung. Walaupun mungkin kue ini tak begitu cantik, tapi Ayah harap kamu menyukainya. Jangan lihat Ayah yang Bisu dan Tuli, Tapi lihatlah Ayah sebagai Ayah yang selalu menyayangimu. Ayah yang Mencintamu lebih dari apapun. Selamat Ulang Tahun"


                              Hasil gambar untuk ayah dan anaknya

  Dan sekarang, melihat sekeliling pun semuanya sama. Hampa. Tak ada teriakan samar di ujung pintu lagi. tak ada tawa tanpa suara lagi. tak ada Cinta yang terasa lagi. Cinta yang kuabaikan. Ku sia-siakan demi egoku. Dan sekarang semua berubah. Semuanya kosong, sunyi. Kemanakah aku harus berteriak?? kemanakah harus kucari lagi Ayah yang seharusnya aku banggakan selama ini??? Kemana harus kucari Ayah disaat aku merindukan Ayah??? Demi aku yang Tolol, Ayah rela pergi. Dan sekarang, Aku harus benar-benar merasakan Kehilangan yang dalam. Yang tak kutau dimana akhirnya. Semoga Ayah bahagia disisi Allah..
Copyright 2009 Welcome to My Blog♥. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy